Berau Terancam Defisit Guru, Disdik Komitmen Carikan Solusi
1 menit baca485 kali dibaca

Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau berkomitmen untuk menangani dan mencari solusi terkait ancaman defisit guru yang terjadi tahun 2024 ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Disdik Berau Mardiatul Idalisa usai dirinya resmi menjabat Kadisdik yang sebelumnya menjabat sebagau Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau.
Penanganan kekurangan guru saat ini bukan hanya ketiadaan anggaran namun juga penyesuaian terhadap regulasi yang berlaku. "Ini target kami kedepan," kata Idalisa kepada Korankaltim.com Minggu (28/1/2024) hari ini.
Data Disdik Berau menunjukkan tahun 2022-2023, jumlah fasilitas sekolah di Bumi Batiwakkal sebanyak 283 unit yang terdiri dari 177 unit SD, 66 unit SMP dan 37 unit SMA sederajat.
Bahkan, dalam tiga tahun terakhir, rata-rata setiap guru mengajar 15-16 murid. Jika dilihat menurut jenjang, rasio murid dan guru
untuk semua jenjang pendidikan masih bisa dikatakan ideal jika mengacu pada Menteri Pendidikan dan Peraturan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017.
Rasio banyaknya murid dan guru berdasarkan jenjang pendidikan yang tertinggi adalah pada jenjang SD yaitu 14,87 persen dan terendah berada pada jenjang SMA dengan 12,69 persen. “Bayangkan saja kalau hanya ada satu guru tapi ada tiga kelas, tentu tidak bisa berjalan," ucap Idalisa lagi.
Bupat Berau Sri Juniarsih Mas secara terpisah menyatakan bakal melakukan evaluasi dan pengawasan terkait proses permintaan Disdik Berau kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) yang belum memperlihatkan solusi hingga saat ini.
Pemkab akan mencarikan solusi jangan sampai defisit guru menghambat sistem mengajar di sekolah. “Kami pasti carikan solusi sebab dunia pendidikan di Berau merupakan program prioritas pemkab," ujar Sri.
Editor: Aspian Nur










