Kegiatan bertema Menjadi Penulis yang Produktif ini menghadirkan Sastrawan Kaltim Syafaruddin Pernyata sebagai narasumber untuk memberikan motivasi dan semangat menulis.
Menurut Syafaruddin, menulis dan membaca merupakan hal yang istimewa, karena penulis dari buku-buku ini keseluruhannya adalah guru.
“Kalau guru menulis ini bagi saya sesuatu yang bagus, karena guru itu teladan, jadi mudah-mudahan ini semacam embrio untuk menyebar ke guru lain dan ke murid,” kata Sayfaruddin.
Diketahui juga ada beberapa murid didikan guru yang menjadi penulis sudah menulis buku. Selain itu, menulis sebetulnya perintah Tuhan yang bersamaan dengan perintah membaca karena ketika membaca maka harus ada yang dibaca.
Dalam menulis harus menyajikan bacaan yang bermanfaat baik untuk para pembaca maupun diri sendiri sebagai penulis.
“Tidak boleh lagi terpenjara pada masa lalu, dimana untuk menulis itu sangat berat. Mengetik dengan kertas, belum lagi karbon untuk arsip. Sekarang kan tidak, orang bisa menulis di kommputer maupun ponsel,” terangnya.
Terpisah, Founder Komunitas Guru Kreatif Suka Menulis Patmi Yati mengungkapkan kegiatan ini merupakan puncak dari tradisi mereka.
Sejak 2019 terbentuknya komunitas ini, Patmi menjelaskan mereka selalu ingin memberikan jejak pada Hari Guru Nasional.
“Sejauh ini, setiap Hari Guru Nasional tidak ada acara apa-apa, kami tidak mau. Kami ingin pada peringatan itu, ada sesuatu yang kami hasilkan,” tegas Patmi.
Sebagai pecinta dunia literasi, Patmi mengaku pada 2019 pihaknya sudah menghasilkan satu buku dengan judul Cerita Hewan Langka Kaltim dari enam penulis.
Mereka tidak hanya ingin sibuk dengan mengajar, tetapi juga menulis karena keduanya memang sangat dekat. “Intinya untuk mendorong agar guru-guru suka membaca dan banyak pengetahuan. Ibarat teko yang diisi terus pasti penuh dan tumpah, tumpahnya ini tentu dalam hal menulis,” sebut Patmi.
Patmi berharap selain aktualisasi diri adalah tulisan yang dihadirkan bisa menjadi bahan ajar di sekolah atau media belajar. Guru yang mengajar diharapkan bisa menggunakan buku yang ditulis sendiri untuk mendidik anak-anak.
Editor: Aspian Nur