Kepala SD Negeri 015 Samarinda Ulu, Syahriansyah mengatakan, gelar karya ini bertemakan tentang kearifan lokal alias tema 3 pada P5 yang dilaksanakan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang budaya dan kearifan lokal kepada murid.
“Melalui momentum ini, kita ingin murid kita paham tentang budaya dan kearifan lokal, tentu kita sadar bahwa Indonesia kaya akan budayanya, maka untuk menjaga itu kita harus tanamkan ini kepada murid,” kata Syahriansyah, Sabtu (25/11/2023).
Gelar karya ini juga dihiasi tampilan tarian adat dan persembahan makanan, permainan dan pakaian tradisional yang ada di Kaltim khususnya Samarinda. Dengan banyaknya pilihan makanan, Syahriansyah mengaku anak murid sangat antusias untuk mencicipi makanan tradisional.“Ada banyak makanan tradisional yang disajikan, jadi, kali ini kita ajak mereka untuk mengenal keberagaman budaya dan mereka sangat antusias, dan juga kita tampilkan agenda keagamaan seperti Habsyi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syahriansyah mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid yang berkenan membantu dan menyukseskan acara ini. Tak hanya itu, ia pun berharap agar melalui Gelar Karya ini murid dapat mengerti tentang budaya lokal.
Di tempat yang sama, Sekretaris Komite, Najiman mengatakan, dirinya mendukung kegiatan sekolah yang bertujuan untuk membentuk karakter murid. Menurut dia, P5 merupakan program yang dapat meningkatkan kreatifitas anak didik.
Gelar karya ini juga merupakan hasil kerjasama antara sekolah dengan orang tua murid, maka dari itu sebagai Komite tentu dirinya selalu mendukung program sekolah. Sebagai informasi, sebelum melaksanakan gelar karya, SD Negeri 015 Samarinda Ulu menggelar upacara bendera memperingati Hari Guru Nasional ke-78 tahun yang diikuti murid, paguyuban dan Komite sekolah.
Editor: Maruly Z