Kepala SMP Negeri 37 Samarinda, Burhan mengatakan, pihaknya selain memperingati Hari Pahlawan dengan upacara, namun juga memberikan materi tentang sejarah perjuangan Indonesia melawan penjajahan. "Upaya itu sangat perlu untuk ditanamkan kepada anak murid agar mereka dapat mengerti," jelasnya, Kamis (9/11/2023).
Menurutnya, memperingati Hari Pahlawan tidak hanya dengan melakukan ziarah ke makam pahlawan. Tetapi, pemahaman tentang sejarah juga dapat dilakukan. Sebab, ia mengaku ada banyak cara untuk mengenang jasa para pendahulu.
"Kita tidak ada waktu untuk ziarah ke pahlawan, kami cukup dengan upacara dan kita akan jelaskan kalau masyarakat harus juga harus mengenang jasa mereka," bebernya.
Adapun tema pada Hari Pahlawan pada 2023 ini yaitu semangat pahlawan untuk masa depan bangsa dalam memerangi kebodohan dan kemiskinan. Selain itu, Burhan menjelaskan bahwa dengan momentum ini ia sangat bersyukur dengan apa yang sudah diberikan oleh para pendahulu sehingga masyarakat Indonesia dapat menikmati hasil dari perjuangan pahlawan. "Dengan mensiasati momentum ini, kami sangat bersyukur dengan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul," bebernya.
Pasalnya, saat ini Indonesia tidak lagi berjuang dengan cara berperang. Namun saat ini Indonesia tengah berjuang dengan kemiskinan dan kebodohan yang menjadi kekhawatiran bersama. "Amanat undang undang meminta kita untuk dapat mencerdaskan kehidupan bangsa dan kita menjadi bangsa yang cerdas," ujarnya.
Editor: Maruly Zainuddin