"Perkembangan ilmu-ilmu baru saat ini sangat cepat. Dalam beberapa bulan saja perkembangan ponsel sudah berubah. Kalau tidak bisa mengikutinya akan tertinggal. Jadi tugas berat di Kalimantan Timur ini adalah menyiapkan manusia-manusia unggulan," ujar Emir kepada Korankaltim.com Senin (30/10/2023).
Sektor pendidikan merupakan ujung tombak untuk peningkatan SDM seperti yang diharapkan, memiliki pengetahuan bagaimana menghadapi tantangan dunia baru dan budaya baru berkaitan dengan hadirnya IKN. Lembaga pendidikan harus merata di setiap kabupaten dan kota di Benua Etam.
"Jadi ini bukan hanya tentang anak murid ataupun mahasiswa yang didorong untuk maju, para tenaga pendidik juga harus terus maju, bahkan kalau bisa terus belajar untuk ke depannya," tegas Emir.
Diharapkan dari SDM yang unggul dan siap kerja setidaknya dapat menjawab tantangan yang selama ini beredar berkaitan dengan adanya IKN di Kaltim. Kekhawatiran yang selama ini berkembang yaitu jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton pondasi yang dapat memperkokoh sehingga hal itu tak terjadi yakni melalui pendidikan. "Harus jadi SDM yang siap kerja, serta bisa mempraktekan ilmu pengetahuannya," ucap Emir.
Universitas Mulawarman (Unmul) menurutnya juga harus terus meningkatkan kualitas dan menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia. "Karena nantinya Unmul yang akan lebih dekat dengan IKN, harus bisa jadi yang terbaik," ucap Emir. (Adv)
Editor: Aspian Nur