Rasidi mengungkapkan, ada 4 ruangan belajar yang sudah direnovasi menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 dan beberapa bangunan lainnya seperti toilet dan ruangan multimedia.
"Kalau ruangan kelas itu sudah kita gunakan hari Senin ini, kita berterima kasih dengan Pemkot Samarinda dan masih ada 3 bangunan lagi yang belum selesai," ujarnya, Rabu (25/10/2023).
Selain itu, Rasidi mengungkapkan bahwa pihaknya masih menanti janji dari Wali Kota Samarinda Andi Harun yang akan memberikan bantuan dengan membangunkan gedung 2 tingkat untuk kegiatan belajar mengajar.
Rasidi menjelaskan jika janji itu disampaikan saat Wali Kota Samarinda melakukan peresmian sekolah siaga kependudukan di SD Negeri 013 Samarinda Utara.
"Wali Kota pernah berjanji bangun 2 tingkat saat Peresmian sekolah siaga kependudukan, mudahnm segera terwujud," jelasnya.
Kepala sekolah yang baru menjabat sekitar 2 bulan lalu itu menilai bahwa kondisi bangunan sekolahnya, terkhusus ruang kepala sekolah dan guru memang cukup memprihatinkan.
Pasalnya, bangunan yang berdiri sejak 1983 dengan berbahan kayu tersebut terbilang sudah cukup tua dan membutuhkan renovasi.
"Begitu juga ruang kantor kami, ruang kantor kami masih bahan bangunan kayu, makanya kami di sini berharap bantuan dari Pemkot," tuturnya.
Rasidi pun mengucapkan terima kasihnya telah dibangunkan ruang multimedia yang saat ini masih tahap pembangunan, serta rehabilitas toilet yang sudah dapat digunakan.
"Toilet ini dibangun dengan konsep hotel berbintang, di lengkapi wastafel dan 2 bilik WC, kurang lebih seperti hotel bintang 3," ungkapnya.
Editor: Maruly Zainuddin