Rizal menerangkan, untuk mewujudkan impiannya menuju sekolah yang berkualitas, dirinya akan melakukan pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana sekaligus hal apa yang dibutuhkan dalam pembelajaran.
“Mulai dari sekarang listing sudah apa yang mau disiapkan, dari kesiswaan contohnya, apa sekiranya yang mau dimasukkan, dan di kurikulum kegiatan apa yang mau direncanakan,” ucap Rizal, Jumat (29/9/2023).
Dirinya mengaku akan terbuka dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sudah dialokasikan untuk kegiatan melalui Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Bahkan ia berencana akan memasang CCTV di setiap kelas.
“Saya sudah berjumpa dengan komite dan paguyuban, kita mau pasang CCTV di area sekolah salah satunya kelas, dan syukurnya komite merespon dengan baik,” ungkapnya.
Sebagai kepala sekolah yang baru, ia menyebutkan masih terdapat banyak kelemahan yang dialami oleh sekolah. Namun, walau demikian dirinya akan melakukan yang terbaik untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) di SMP Negeri 22 Samarinda.
“Walau masih ada kelemahan, tapi saya akan coba berikan yang terbaik untuk sekolah ini, karena ini adalah amanah bagi saya,” ujarnya.
Mantan Kepala SMP Negeri 9 Samarinda ini menilai bahwa kekurangan yang ia rasakan di SMP Negeri 22 Samarinda menjadi sebuah tantangan bagi dirinya untuk membentuk peradaban baru di tempat yang baru.
Rizal juga mengapresiasi ekstrakurikuler bidang kesenian yang cukup aktif dan kerap menorehkan prestasi serta mengharumkan nama sekolah. Sebab, kesenian di sekolah yang berada di Jalan Pahlawan ini sering mendapat panggilan di beberapa event. Salah satunya kelompok paduan suara.
“Kelompok ini sering dipanggil dibeberapa event, bahkan saat upacara 17 Agustus di Lapangan GOR Segiri diminta untuk mengisi paduan suara,” bebernya.
Editor: Maruly Zainuddin