Kegiatan berlangsung Rabu (20/9/2023) hari ini di Tenggarong, tepatnya di Aula Disdikbud Kukar, dibuka Kepala Bidang SMP Eryadi didampingi Sub Koordinator Bidang Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP Kusrani. Sementara materi disampaikan Trainer Salsabila Learning Centre Setiawati dan Patmi Yati.
Kepada Korankaltim.com disela kegiatan pelatihan, Setiawati mengatakan materi yang diberikan kepada 150 murid yang dibagi menjadi tiga angkatan ini lebih kepada karakter dan P5 atau Pancasila sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
"Bagi Salsabila Learning Center ini kelima kali, yang pertama sampai ketiga di Samarinda diselenggarakan oleh Disdikbud Kaltim, yang keempat Kemenag Kukar tapi pelaksanaannya di Samarinda dan yang kelimanya disini untuk anak pelajar SMP sederajat diikuti oleh 150 anak dari empat kecamatan," kata Wati, sapaan akrabnya.
Program ini bidang penguatan dan pendidikan karakter namun sebenarnya bukan hanya bicara soal karakter saja kalau di Salsabila Learning Center gerakannya luas, ada beberapa yang menangani guru, ada kepala sekolah maupun anak didik.
“Kebetulan banyak permintaan ini ke anak didik yang membahas pendidikan karakter karena karakter ini penting sekali dalam hidup anak-anak baik dari usia PAUD pun sudah diajari karena sampai di jenjang tingkat tinggi karena karakter ini terkait jati diri mereka dan ini suatu keunggulan setelah anak-anak tersebut berkarakter baru dia berprestasi atau cerdas," papar Wati.
Berkarakter merupakan hal yang paling penting dibandingkan akademiknya. Harapannya setelah diberikan pendidikan karakter, anak-anak Kukar tahu mana yang penting karakter atau prestasi atau cerdas ternyata mereka sudah paham karakter itu diatas segalanya diatas kecerdasan dan prestasi.
"Mereka tahu pelajaran berkarakter itu yang bagaimana yaitu responsif rapi bersih tepat waktu dan sebagainya mereka bisa melakukan itu tadi secara teori mereka sudah oke jadi menurut saya tahun," papar Wati.
Wati yang merupakan trainer yang juga memberikan pelatihan pada tahun lalu di Kukar ini melihat pelajar Kukar untuk SMP ada peningkatan tingkat kemampuan dalam hal pemahaman karakter.
"Ini keren yang luar biasa jadi yang kemarin itu ada imbasnya pada lembaganya karena mereka kan tidak sendiri didampingi oleh para guru dan guru-guru pendamping ini kepada lembaga sekolahnya memberikan imbas positif untuk anak didik yang lain dan mereka (peserta pelatihan) pengurus OSIS dan dia bisa memberikan imbas positif juga kepada teman-teman, mereka luar biasa salut saya untuk anak-anak Kukar," pungkas Wati.
Editor: Aspian Nur