"Terkendala dengan ukuran seragam yang akan dibagikan kepada murid SD dan SMP. Tapi September ini sudah selesai semua," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Irfan Taufik kepada awak media Senin (18/9/2023).
Karena itulah seragam tidak bisa diproduksi sekaligus. "Jadi ada 20 persen dari total 100 persen pasti ada yang belum kebagian karena kami menyesuaikan ukuran yang 20 persen itu. Dikhawatirkan ukurunnya tidak pas, nanti masalah juga. Ada beberapa sekolah yang belum dapat, paling banyak yang di Balikpapan Utara," ungkap Irfan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 12 ribu pasang seragam yang disediakan untuk siswa-siswi tingkat SMP dan 11 ribu untuk murid SD.
Seragam tersebut terbagi menjadi tiga pasang yaitu seragam nasional merah putih untuk SD dan Putih biru untuk SMP, kemudian seragam pramuka dan batik.
Aggaran yang disiapkan pemerintah totalnya mencapai Rp24 Miliar, yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan. Sistem pengadaan melalui E-Katalog yang telah dilakukan sejak akhir tahun 2022 lalu.
Editor Aspian Nur