Seperti yang disampaikan oleh Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kaltim, Wiwik Setiawati, bahwa saat ini guru penggerak di Kaltim telah memasuki angkatan ke-9.
"Yang sedang pendidikan itu ada angkatan 8 dan 9, dengan jumlah sendiri se-Kaltim seribu lebih," kata Wiwik, Selasa (29/8/2023).
Dia menuturkan, jumlah tersebut hampir merata di 9 kabupaten/kota di Kaltim, terkecuali Kabupaten Berau, karena saat ini sedang mengikuti pendidikan di angkatan 9.
Wiwik menerangkan, dalam menjalani program guru penggerak, terlebih dahulu para guru diharuskan mengikuti seleksi selama 2 tahap dengan proses yang begitu ketat.
"Mulai dari mengisi esai, terkait 8 kompetensi yang harus dimiliki calon guru penggerak, serta simulasi mengajar dan saingannya se-Indonesia," sebutnya.
Tujuan program tersebut, ingin memperbanyak guru-guru yang merupakan pemimpin pembelajaran, dan agen perubahan serta penggerak yang mampu mempengaruhi teman sejawatnya dalam menciptakan pembelajaran yang terpusat pada siswa.
"Peningkatan kapasitas pendidikan, dan mereka selama 6 bulan diajarkan bagaimana mengkreasikan pembelajaran yang menyenangkan tentu ditambah program lainnya seperti filosofi dari hari nurani," ucapnya.
Editor: Maruly Zainuddin