Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pun sudah menyusun buku teks pancasila bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk mengoptimalkan hal tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin menyatakan, kemajuan teknologi informasi secara tidak langsung merubah habits anak didik sehingga hal itu perlu diperkuat diantaranya dengan pendidikan moral Pancasila. Walaupun buku tersebut sedang digodok diyakini Asli poinnya memiliki kesamaan dengan buku ajar pendidikan Pancasila.
"Saya yakin, isi di dalam buku itu juga tentang kebhinekaan, gotong royong dan kebangsaan," kata Asli kepada Korankaltim.com Rabu (23/8/2023) sore tadi.
"Akibat teknologi, saya menilai anak jaman sekarang mulai apatis, walaupun tidak banyak, saya pikir perlu menanamkan kembali nilai Pancasila dalam benak mereka," jelas Asli lagi.
"Dari Pancasila itu isinya penting, makanya di Kurikulum Merdeka ada Profil Pelajar Pancasila, tujuannya mendidik anak bangsa sesuai dengan moral pancasila," tutup Asli.
Editor: Aspian Nur