Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Asli Nuryadin saat dikonfirmasi Korankaltim.com Minggu (20/8/2023) hari ini. "Saat ini sudah diproses perencanaan pembangunan sekolah itu, tahun 2024 sudah berdiri," kata Asli.
Hal itu sejalan dengan instruksi Wali Kota Samarinda Andi Harun yang meminta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk fokus melakukan pembangunan Desa Loa Kumbar mengingat kondisi maupun fasilitas di desa tersebut cukup memprihatinkan.
Pemerintah Kota Samarinda akan melakukan perbaikan tak hanya bangunan sekolah melainkan akses jalan dan fasilitas lainnya. "Karena timnya terpadu makanya wali kota mengajak kami lintas OPD untuk fokus merubah kondisi desa Loa Kumbar karena memang cukup memprihatinkan," sebut Asli lagi.
Disdikbud Samarinda menyiapkan anggaran sekitar Rp1,5 Miliar untuk membangun bangunan sekolah di desa Loa Kumbar. Dengan sekolah yang baru, Asli berharap masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya tidak ragu lagi karena fasilitas bangunannya sudah bagus. "Saat ini murid sekolah itu numpang dengan gudang perusahaan yang memang sudah tidak beroperasi di desa itu," ungkapnya.
Ada total 47 murid di SD Filial dan per kelas ada 7 sampai 8 murid. Kondisi itu terjadi karena tidak adanya akses darat menuju sekolah tersebut. "Itu adalah hak pendidikan makanya saya juga minta untuk instentif gurunya ditingkatkan lagi," ucap Asli.
Editor: Aspian Nur