Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor. Diketahui untuk program BKT ini pemerintah provinsi menyiapkan anggaran sebesar Rp125 Miliar.
"Realisasi penerima melampaui target yang ditentukan di awal tahun, mulanya pemprov menargetkan untuk penerima BKT di tahun ini hanya sebanyak 31.700 orang saja," ujar Isran kepada Korankaltim.com Selasa (15/8/2023) pagi tadi.
Program beasiswa bagi para pelajar dan mahasiswa ini merupakan investasi jangka panjang. "Ini aset masa depan yang perlu disiapkan untuk Kaltim dan juga Indonesia,” sebutnya.
Setelah diluncurkan sejak tahun 2019 lalu sampai sekarang ada sekitar 176 ribu lebih penerima program BKT di Kalimantan Timur. "Ada juga alokasi anggaran yang ditambahkan lewat APBD Perubahan tahun 2023 ini. Kami prediksi jumlah penerima BKT bisa mencapai 200 ribu orang dan itu sudah melampaui target di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), karena target kami hanya 96.700 orang,” ungkap Isran.
Sebagai informasi, BKT menjadi program yang terus dijalankan oleh Pemprov Kaltim yang khusus diberikan kepada masyarakat yang tergolong sebagai siswa dan mahasiswa diberbagai jenjang pendidikan. Untuk siswa, tersedia kategori Stimulan dari jenjang SD hingga SMA//SMK.
Untuk mahasiswa ada dua kategori, yakni stimulan dan tuntas. Adapun kategori penerima progam beasiswa ini dilihat dari prestasi akademik, prestasi non-akademik, masyarakat tidak mampu, anak berkebutuhan khusus, daerah 3T, anak/cucu veteran, hafidz/hafidzah, anak korban KDRT dan berdasarkan pertimbangan khusus diantaranya korban Covid-19.
Editor: Aspian Nur