Kegiatan ini merupakan salah satu program yang disusun selama satu bulan KKN di Desa Perjiwa. Pendidikan anti korupsi ini sendiri bertujuan untuk mengenalkan bahaya korupsi sejak dini kepada para siswa. Selain itu, siswa juga diajak mengenal tindakan keseharian yang berpotensi dianggap awal dari korupsi.
"Kegiatan ini kami susun untuk memberikan pendidikan anti korupsi kepada siswa. Dan ternyata siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini," kata Koordinator KKN UINSI 2023 Desa Perjiwa, Nurul Amini kepada korankaltim.com, Kamis (3/8/2023).
Nurul mengatakan, kegiatan ini digelar dengan memberikan materi kepada siswa kelas 5 dan 6. Siswa terlihat antuasias mengikutinya karena diselingi dengan permainan dan diberikan sejumlah hadiah.
Pendidikan anti korupsi ini ditutup dengan membuat cap tangan di atas kain dengan berbagai warna sebagai bentuk penolakan terhadap korupsi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa atas kegiatan pendidikan anti korupsi ini. Kegiatan ini memberikan siswa pengalaman dan ilmu baru tentang pengenalan bahaya korupsi sejak dini," tegas Rohani, perwakilan salah satu guru SDN 018 Desa Perjiwa.
Editor: Maruly Zainuddin