Enam Pelajar Kaltim Berangkat ke Luar Negeri untuk Pertukaran Pelajar
1 menit baca1.804 kali dibaca

Penulis: Permata S. Rahayu
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Tahun ini Seleksi Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya kembali diselenggarakan. Pendaftaran program AFS dan AKP+ akan dimulai pada 7 Agustus-13 September 2023. Sedangkan pendaftaran program KL-YES akan di mulai pada 7-23 Agustus 2023.
Ketua Binabud Samarinda Rina Juwita mengatakan, seleksi terbuka untuk seluruh siswa kelas X dan XI SMA/SMK/MA/Pesantren dan dilakukan dalam 3 tahap dengan sistem gugur dari tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Kami mengharapkan partisipasi dari seluruh siswa di wilayah Kaltimtara dalam seleksi ini. Binabud Samarinda merupakan mitra strategis dari berbagai pihak yang memiliki visi untuk memajukan pendidikan dan pembangunan SDM di wilayah Kaltimtara, kata Rina.
Tahun ini Binabud Samarinda menyambut kepulangan 5 siswa dari luar negeri dan memberangkatkan 6 siswa. Mereka bersekolah pada tingkat menengah atas atau high school ke berbagai negara tujuan.
Setelah kembali dan sebelum keberangkatan program, semua siswa diberikan pembekalan agar siap menghadapi adaptasi dan tantangan saat kembali ke lingkungannya atau pun saat akan menjalani program di negara lain, jelas Rina.
Pembekalan telah dilaksanakan pada 22 Juli lalu di Kampus FKIP Bahasa Inggris Unmul Jalan Harmonika, Samarinda.
Kegiatan ini juga dihadiri para orang tua siswa yang akan melepas putera dan puterinya untuk bersekolah ke luar negeri. Orientasi lanjutan tingkat nasional akan dilakukan pada awal Agustus di Jakarta, yang didukung oleh berbagai mitra Bina Antarbudaya/AFS Indonesia.
Sementara re-orientasi bagi siswa yang telah pulang dari luar negeri, kata Rina, diisi dengan pembekalan untuk kembali ke lingkungan asalnya.
Mereka diminta mempertahankan dan menyebarkan nilai-nilai baik dari pengalaman program, juga membuat rencana aksi untuk berkontribusi terhadap pembangunan komunitas lokal. Sebagai fresh returnee siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan terdekatnya.
Editor: Aspian Nur










