Kepala BGP Kaltim Wiwik Setiawati mengatakan, tugas guru penggerak mengembangkan pendidikan dan tenaga pendidik lainnya di seluruh sekolah yang ada sebagai optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka.
"Guru penggerak dikhususkan untuk semua guru-guru agar kualitas pendidikan Kaltim segera mengalami peningkatan secara maksimal," kata Wiwik.
Program guru penggerak yang tengah diupayakan merupakan bentuk kepedulian terhadap kualitas pengajaran di daerah, ditambah dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara menjadi upaya meningkatkan kualitas pelajar di setiap sekolah.
Melalui sosialisasi guru penggerak, Wiwik berharap transformasi pendidikan dapat diterima dengan maksimal oleh semua siswa, baik dari Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang yang lebih tinggi seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau Sekolah Menengah Atas (SMA).
"BGP akan mewujudkan profil pelajar Pancasila yang dilakukan secara gotong royong dan bersama-sama. Semua hal tersebut bisa tercapai dengan bantuan seluruh stakeholder bersama kepala daerah, serta guru-guru," paparnya.
Sementara Hetifah Sjaifudian menambahkan, guru adalah kunci terhadap suatu pembangunan, peradaban Sumber Daya Manusia (SDM) di masa mendatang.
"Jangan sampai program sebagus ini malah sulit diakses atau diketahui masyarakat secara luas dengan alasan minimnya informasi," kata Hetifah.
Editor: Aspian Nur