Program pembagian laptop gratis ini sendiri merupakan salah satu dari 18 program prioritas Pemkab Berau yang tujuannya tak lain dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di kabupaten tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Yudi Artangali mengatakan, melihat jumlah guru SD dan SMP yang mencapai 4.000 orang, maka program pembagian laptop gratis ini masih dibutukan.
"Target bupati 1.000 laptop. Jadi ini sudah terpenuhi," ucanya kepada korankaltim.com, Minggu (23/7/2023).
Dia menjelaskan, pengadaan laptop yang menggunakan sistem informasi pengadaan sekolah (SIPLah) dan e-katalog hingga saat ini masih berjalan aman dan lancar dan belum ditemukan adanya manipulasi atau penyalahgunaan anggaran.
Selain itu, laptop yang diberikan kepada guru disesuaikan dengan standarisasi yang dibutuhkan oleh pengajar. Harga kisaran satu laptop yang diberikan secara gratis ini berkisar Rp9 juta per unit.
"Bukan untuk merendahkan, tapi dengan harga Rp9 juta itu sudah cukup," imbuhnya.
Menurut Yudi, memang perlu adanya pemerataan dalam pembagian program tersebut. Sebab dalam program pembagian laptop ini tidak semua guru menerimanya, karena hanya ditujukan kepada guru yang dinilai aktif dan berkompeten.
"Guru ada 4.000-an. Semoga pengadaannya bisa bertambah lagi dan mesti ada pemerataan," urainya.
Editor: Maruly Zainuddin