Sekolah merupakan salah satu wadah yang positif dan mampu meningkatkan kreatifitas siswa, sehingga dirinya menyarankan semua pelajar yang baru masuk sekolah tidak patah semangat dalam mencari ilmu demi meraih kesuksesan.
"Sekolah bukan hanya untuk mendapatkan pengetahuan atau kreatifitas saja tapi lebih dari itu. Saya menyarankan agar sekolah baik-baik supaya ilmu yang didapat bisa diterapkan dengan maksimal," kata Rusmadi kepada Korankaltim.com Jumat (14/7/2023).
Selain mendapatkan ilmu pengetahuan tentu esensi sekolah menurutnya berada pada karakter murid itu sendiri dengan cara mengimplementasikan ilmunya dengan hal yang positif.
Memiliki sikap yang disiplin dan jujur merupakan kunci untuk meraih kesuksesan asalkan anak-anak harus berani bermimpi. Karena menjadi sukses bukan dengan jalan yang mudah, tentu karakter menjadi penentu.
Rusmadi menyarankan kepada guru agar tidak mendidik pelajar dengan keras justru harus dengan cara yang baik. Kalau ada pelajar yang melakukan kesalahan itu adalah hal yang biasa, sehingga merespon kesalahan tersebut pun dianjurkan untuk menggunakan bahasa dan cara yang baik.
Sementara Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Kesuma berharap pada momentum hari terakhir pelaksanaan MPLS guru jangan hanya fokus pada pembelajarannya saja melainkan bagaimana membangun karakter siswa pada masa transisi.
Setelah MPLS para pelajar akan dihadapkan dengan fase diagnotif kognitif dan non kognitif, menurutnya dengan fase ini guru harus bisa memilah minat bakat siswa itu berada dimana.
"Kognitif itu bisa dilihat dari nilai saat mereka masih SD, sedangkan non kognitif itu minat belajar, guru harus bisa paham tentang itu, sehingga dari hasil pemilahan itu yang nantinya menjadi modal untuk menentukan karakter siswa," kata Barlin.
Editor: Aspian Nur