Ketua panitia kegiatan, Samsul Arifin mengatakan, kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dalam melaksanakan tugasnya terutama saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) nantinya.
"Tujuannya untuk memberikan pemahaman dan pembelajaran terhadap panitia pengabdian di Desa Salo Cella, desa yang terpencil ini sebagai wujud melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi," tuturnya kepada korankaltim.com pada Kamis (6/7/2023).
Dia menjelaskan, meski kondisi di lapangan pihaknya kerap kesulitan mendapatkan jaringan, namun hal itu tidak membuat para mahasiswa patah semangat. Bahkan, dirinya mengaku cukup senang menjalankan program pengabdian ini. Pasalnya, kegiatan yang dilakukan salah satunya yaitu mengajak anak desa untuk mengaji bersama di masjid.
"Kenapa kita ambil desa pelosok, karena supaya kita yang tinggal di kota bisa merasakan bagaimana rasanya tinggal di pedesaan, tapi sejauh ini kami sebagai penyelenggara cukup menikmati karena kita juga disambut baik oleh masyarakat desa," ungkapnya.
Kendati demikian, Samsul bersama rekannya juga kerap melakukan bakti sosial bersama warga desa. "Karena kan ini juga program unggulan pada HMPS PAI, supaya kita merasakan tinggal di lingkungan desa, karena kita tidak akan tahu bagaimana rasanya apabila tidak kita terjun sendiri," ujarnya lagi.
Samsul mengatakan, kegiatan ini sendiri dimulai pada 2-8 Juli 2023 di Desa Salo Cella, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kukar. "Kurang lebih 3 jam dari Samarinda untuk sampai di lokasi itu," tuturnya.
Samsul berharap dengan melaksanakan kegiatan ini, pihaknya bisa mengetahui lebih dalam tentang bagaimana situasi apabila melaksanakan KKN yang akan dilalui di semester selanjutnya.
"Untuk semua supaya bisa dapat pembelajaran dari masyarakat yang ada di desa terpencil, dan bisa bermanfaat bagi masyarakat di situ," terangnya.
Editor: Maruly Zainuddin