Wakil Rektor Unmul Bidang Akademik, Lambang Subagiyo berkesempatan meninjau beberapa lokasi TTBK pada Selasa (4/7/2023) hari ini. Disela peninjauan, dia mengatakan, jika pelaksanaan UTBK ini sebagai syarat wajib yang dilakukan oleh calon mahasiswa untuk dapat dinyatakan lulus sebagai mahasiswa Unmul.
"UTBK itu tes wajib untuk di jalur SNBT atau SMMPTN, jadi kalau mau dikatakan lulus harus ujian tertulis dulu, tergantung nilainya, kalau bagus dipastikan bisa lulus," jelasnya kepada korankaltim.com usai melakukan tinjauan.
Pria yang bergelar profesor itu mengungkapkan, pelaksanaan UTBK ini berlangsung selama 5 hari dan dilakulan secara bertahap, dimulai dengan sesi 1 yang dilakukan pada pagi hari dan sesi 2 siang hari dengan jumlah total peserta yang mengikuti UTNK sebanyak 5.026 orang. Sedangkan yang diterima pada jalur ini maksimal sebanyak 1.922 orang.
Lambang mengatakan, dalam satu hari terdapat dua sesi UTBK dimana pada sesi 1 hari pertama diikuti 600 peserta dan sesi 2 juga 600 peserta, sehingga dalam satu hari terdapat 1.200 calon mahasiswa yang mengikuti UTBK.
"Setiap hari jumlah peserta UTBK bervariatif, hari ini kita plot kan sampai 1.200 peserta, besoknya sekitar 1.060 peserta menggunakan dua sesi setiap harinya sampai tanggal 8 Juli," papar Wakil Rektor Unmul itu.
Dari 5.026 jumlah peserta yang mendaftar terdiri dari kelompok jurusan Saintek atau yang berkaitan dengan ilmu alam, teknik dan juga kesehatan sebanyak 2.260 peserta, sedangkan kelompok Soshum yang berkaitan dengan ilmu sosial, humaniora dan seni sebanyak 2.766 calon mahasiswa.
"UTBK ini berlangsung di semua fakultas, dengan jumlah peserta per satu kelas itu ada yang 20 sampai 50 orang, tergantung ruangannya," ungkapnya.
Setiap peserta kata dia memiliki soal yang berbeda-beda, sehingga tidak ada kesempatan bagi peserta yang ingin mencontek jawaban. Tak hanya itu, walaupun sudah memasuki endemi, dia mengaku proses UTBK yang sedang berlangsung ini berjalan dengan baik tanpa kendala.
"Kita berharap semua tetap sehat semua baik itu dari pihak penyelenggara maupun peserta," ucap dia.
Lambang berharap dengan upaya memperketat kualitas lulusan yang diterima Unmul ke depan bisa menghasilkan calon mahasiswa yang baik. "Karena kuota kita tidak bisa menerima semuanya, maka kita akan tetap selektif berdasarkan hasil ujian," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin