Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Disdikbud) Samarinda Asli Nuryadin kepada Korankaltim.com Minggu (11/6/2023) hari ini menjelaskan, dirinya menginginkan perbaikan segera dilaksanakan karena pembelajaran di sekolah tersebut kini hanya melalui daring.
“Bangunan SD itu mengalami penurunan di bagian lantainya, juga di atas ada yang jebol. Sedangkan perbaikan terakhir sekitar tahun 2019,” kata Asli.
Disdikbud terus di dorong oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun yang menginginkan perbaikan di sekolah tersebut secara cepat dan tepat.
“Alhamdulillah wali kota ikut memberikan perhatian dan dukungannya. Dana juga sudah tersedia, sudah dianggarkan, sehingga tinggal menunggu pengerjaannya,” terangnya.
Anggaran yang tersedia kurang lebih Rp5,4 Miliar, dengan anggaran tersebut sudah pasti dilakukan lelang proyek perbaikan.
“Insya Allah paling lambat tiga bulan kita lakukan lelang ke depan. Mudah-mudahan kontraktor yang menangani proyek pengerjaan ini bisa betul-betul memegang tanggung jawab, agar tidak terjadi permasalahan yang serupa,” ujar Asli.
Anggaran perbaikan SDN 005 diambil dari Belanja Tak Terduga (BTT) karena sifatnya yang urgent.
Saat ini ada sekitar 340 murid SD Negeri 005 Samarinda Seberang yang bekal melangsungkan kegiatan belajar mengajar di Yayasan Kampus Melati, sembari menunggu perbaikan gedung sekolahnya.
Editor Aspian Nur