Meski Ramai Peminat, SMPN 2 Samarinda Masih Tunggu Penetapan Kuota PPDB dari Disdikbud
1 menit baca1.283 kali dibaca

Penulis: */Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan tiba pada pertengahan tahun ini.
1 menit baca1.283 kali dibaca

Penulis: */Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan tiba pada pertengahan tahun ini.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, SMPN 2 Samarinda yang terletak di Jalan Ahmad Dahlan ini nyatanya masih banyak diminati calon peserta didik bahkan hingga ribuan pendaftar.
Wakil Kepala SMPN 2 Samarinda Bidang Kurikulum, Febiyanti Violeta mengatakan, hingga pertengahan April 2023 pihaknya belum punya petunjuk teknis (juknis) terkait PPDB.
“Untuk sekarang juknis PPDB dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda belum terbit,” ujar Febiyanti, Rabu (12/4/2023).
Menurut Febiyanti, setiap menjelang PPDB, biasanya Disdikbud Samarinda akan melakukan pertemuan dengan sekolah untuk membahas juknis.
Febi mengaku untuk kuota PPDB ini sepenuhnya keputusan ada di Disdikbud Samarinda. Namun berdasarkan pengalaman beberapa tahun lalu, SMPN 2 Samarinda menyiapkan 352 kuota.
“Pada tahun lalu yang paling banyak mendaftar mencapai 1.049 murid, akan tetapi memang batas kelas hanya segitu dan sudah ditetapkan Disdikbud,” jelasnya.
Jadi secara otomatis banyak anak yang tidak keterima dan bergeser ke pilihan lainnya berdasarkan aplikasi Simawar.
Penerimaan berdasarkan jarak terdekat dengan sekolah sesuai dengan kartu keluarga (KK) yang diterbitkan paling lama satu tahun.
“Jarak rumah yang paling dekat sekolah, di aplikasi langsung terdata titik koordinat rumah pendaftar sesuai alamat di KK, sistem aplikasi akan menarik jarak terdekat,” bebernya.
Jika berdasarkan dengan keputusan Disdikbud Kota Samarinda, otomatis kuota yang tersedia tiap tahunnya akan berbeda-beda.
Namun, Febi menjelaskan jika penerimaan dan ketentuan kouta dari Disdikbud Samarinda berdasarkan kelayakan dari ruang kelas.
“Tergantung ruang kelas yang layak untuk dipakai KBM, tapi kurang lebih tiga atau empat tahun terakhir kuota 352 dengan 11 rombel maksimal 32 siswa dalam kelas,” terangnya
Editor: Rusdianto







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
7 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG