Pasalnya, Pemerintah Daerah akan kehilangan tenaga pengajar kurang lebih sebanyak 160 guru. Sebabnya, guru-guru tersebut telah memasuki masa pensiun namun hingga sekarang belum ada tenaga pengganti.
"Memang tidak secara serentak, namun secara total kurang lebih 160 guru akan memasuki masa pensiun," ucap Sri, Kepada KoranKaltim.com, Minggu (9/4/2023).
Ia mengatakan, bahwa akan melakukan evaluasi dan pengawasan terkait proses permintaan solusi Dinas Pendidikan Berau kepada Kemetrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) yang belum memperlihatkan solusi hingga saat ini.
“Kami akan terus memantau usaha yang dilakukan Disdik dan akan kita tindak lanjuti," tuturnya.
Ia pun menegaskan, terkait ancaman defisit guru tersebut, Pemerintah Daerah akan mencarikan solusi agar jangan sampai defisit guru nantinya akan menghambat sistem mengajar di sekolah.
“Kita pasti carikan solusi sebab dunia pendidikan di Kabupaten Berau sendiri merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Daerah, masa kita biarkan," tegasnya.
Baca ulasan lengkap terkait ancaman defisit guru di Berau, di Koran Kaltim versi cetak, edisi Senin 10 April 2023, besok.
Editor: Rusdianto