Kepala Sekolah TK/KB Al Muhajirin Nur Aida didamping Ustazah Sisca sebagai guru di sekolah tersebut kepada Korankaltim.com disela kegiatan pembagian takjil menjelaskan, kegiatan ini merupakan pertama kali mereka laksanakan.
“Kami ingin mengajarkan kepada seluruh murid TK dan KB Al Muhajirin berbagi dengan sesama sehingga nantinya diharapkan timbul rasa empati kepada orang lain terutama mereka yang tidak mampu,” ujar Ustazah Nur, sapaan akrab Nur Aida.
Dengan berbagi takjil diharapkan pula ratusan murid TK/KB Al Muhajirin memiliki pengalaman yang dan pembelajaran yang tak mereka dapatkan di sekolah. “Momen bulan Ramadan jadi kesempatan yang tepat untuk menggelar kegiatan ini. Kami berharap bisa kembali dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya,” harap Ustazah Nur lagi.
Pada kegiatan sore tadi, ratusan murid TK/KB Al Muhajirin sudah bersiap sejak jam setengah lima sore. Metode pembagian takjil dilakukan di tiga titik. “Ada sekitar 700 takjil yang kami bagikan kepada masyarakat sekitar Bengkuring dan karena jumlahnya yang banyak pembagian dilakukan di tiga titik,” jelas Ustazah Nur.
Pembagian takjil dilakukan berdasarkan kelas di sekolah tersebut, dimana ada delapan kelas dengan jumlah murid sekitar 100 orang lebih, tujuh kelas tersebut masing-masing Kelas Khadijah dan Fatimah yang membagikan takjil di depan Masjid Al Muhajirin, Kelas Maryam dipertigaan Bengkuring, Kelas Utsman Bin Affan di bundaran Bengkuring menuju Jalan Padat Karya, Kelas Umar Bin Abdul Aziz di depan Jalan Saliki, Kelas Ali Bin Abi Thalib di simpang Masjid Nurul Falah Perum Puspita, Kelas Abu Bakar Shidiq di Jalan Padat Karya dan Kelas Umar Bin Khathab di depan swalayan Jalan KH Wahid Hasyim 2 Sempaja.
Mereka membagikan takjil didampingi guru dan orangtua kepada masyarakat baik pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di lokasi pembagian tersebut. Keceriaan terlihat di wajah murid-murid TK/KB Al Muhajirin Bengkuring karena mereka merasa mendapatkan pengalaman baru dalam kegiatan ini.
Editor: Aspian Nur