Lomba digelar bertepatan dengan HUT ke-44 SMP Negeri 3 Samarinda Seberang. Menariknya persiapan SDN 008 mengikuti lomba tersebut hanya dilakukan selama dua pekan.
“Kalau untuk ekstrakulikuler tari ini mereka sudah rutin menari sejak September 2022 lalu, karena mereka juga diminta mengisi perpisahan di sekolah,” kata Dewi Susanti, Pembina Ektrakulikuler Tari SD Negeri 008 Samarinda Kota, Kamis (9/3/2023).
Sebelumnya tim ini juga telah mengikuti perlombaan di Festival Mahakam pada November 2022 lalu. Ada sebanyak delapan anak yang menari pada HUT ke-44 SMP Negeri 3 Samarinda Seberang, namun jumlah keseluruhan anggota adalah 32 orang dengan jenis tari yang berbeda-beda.
Dewi mengaku tidak ada kesulitan yang berarti dalam mengajarkan tari pada anak-anak SD, hanya masalah seperti pendisplinan, pengaturan mood, namun selebihnya masih bisa terkendali khususnya pada kelas I dan II.
“Namun untuk kelas III sampai VI sudah mulai bisa dikontrol. Mereka sudah bisa kami arahkan, lebih gampang mendengarkan arahan,” jelasnya.
Alasan kelas IV yang mewakili sekolah, karena berdasarkan kategori lomba. Kebetulan tim yang sudah siap tampil adalah Tari Pesisir dari kelas tersebut.
Untuk kostum yang dikenakan dibuat sendiri oleh SD Negeri 008 Samarinda Kota, tapi kadang apabila ada pertunjukkan dan tidak ada kostum, maka orang tua murid membantu dalam biaya penyewaan.
“Sementara ini untuk penyewaan kostum dari orangtua murid masing-masing. InsyaAllah nanti dalam waktu dekat kita ada ngisi-ngisi di acara perpisahan di sekolah dan luar sekolah,” ucap Dewi.
Editor: Aspian Nur