"Langkah awalnya adalah dari Kemenag Kukar memberikan nilai tambahan dan pelatihan kepada guru pendidikan agama. Setelah itu baru kepada siswa-siswa," kata Kepala Kantor Kemenag Kukar Nasrun melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (Pendais) Herlenda kepada Korankaltim.com Selasa (7/3/2023).
Peran Kemenag diwujudkan dengan menggelar wisuda dan khataman Alquran yang rencananya berlangsung Kamis (9/3/2023) lusa di Gedung Pendopo Wakil Bupati Kutai Kartanegara.
Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan ini memang masih berfokus di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan fokus di tingkat kecamatan yakni Kecamatan Tenggarong.
"Selanjutnya dilakukan juga di kecamatan-kecamatan lainnya. Dasarnya di Perda GEMA setiap sekolah berhak menerbitkan surat keterangan kelulusan. Selama ini memang tidak ada menitikberatkan di Dinas Pendidikan sehingga kami mengambil alih hal tersebut karena memang kewenangan Kemenag di bidang keagamaannya," ungkap Herlenda.
Kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri dan sifatnya masih terbatas sehingga belum bisa mencakup seluruh sekolah. Hanya sekitar 25 sekolah saja yang masing-masing mengirimkan perwakilannya sebanyak 1 atau 2 orang saja setelah melalui seleksi.
"Karena anggarannya yang terbatas, jadi jumlahnya hanya sekitar 40 orang siswa. Ini kita lakukan secara mandiri dengan dana yang terkumpul dari iuran para guru agama dan pihak-pihak yang tidak terikat. Termasuk juga dibantu dan difasilitasi oleh pemerintah daerah," sebutnya.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggugah minat dan peran serta dari para siswa serta orang tua. Agar bisa menyelesaikan program GEMA untuk bisa tuntas di tingkat SD. Sehingga setelah lulus SD dan melanjutkan pendidikan di tingkat SLTP, para siswa sudah khatam Al-Qur'an dan membaca Al-Qur'an dengan benar dan fasih.
"Para peserta akan menerima sertifikat kelulusan GEMA. Didalam wisuda ini juga akan ada beberapa tes untuk menentukan peringkat dan predikat dari para peserta. Para peserta sudah bagus, namun kita seleksi lagi untuk mencari yang bagus dan sangat bagus," jelasnya.
Editor: Aspian Nur