Wais tak bisa menghabiskan waktu untuk belajar di sekolah sebagaimana teman-teman seusianya, lantaran dilarang sang kakek. Cerita pilu ini, disampaikan Ketua RT 03 Bambang Irawan. Ia mengonfirmasi kabar adanya anak usia sekolah yang tak mendapatkan haknya.
"Kami sudah datangi ke rumahnya, tapi kakeknya yang gak mau kalau anak itu sekolah. jadi memang agak repot," ujar Bambang, kepada KoranKaltim.com, Minggu (26/2/2023).
Tak hanya itu, selain dirinya. Perwakilan Pemerintah Kelurahan juga sudah turun mengupayakan agar Wais bisa bersekolah. "Tapi kembali lagi kakeknya yang gak membolehkan anak itu sekolah. Alasanya yang penting bisa ngaji," jelasnya.
Dari informasi dikumpulkan media ini, diketahui pihak keluarga sudah berkeinginan mendaftarkan bocah malang itu untuk sekolah. Tapi, entah apa alasannya, hingga kini Wais tak juga berseragam sekolah.
Padahal, lanjut Bambang yang juga menjabat sebagai Ketua Komite SD yang ada di lingkungannya tersebut. "Sebenarnya sudah ada jalannya, kami juga gak tutup mata. Mau kami semua warga kami jangan ada yang tidak sekolah," ucapnya.
Ia berharap, dalam hal ini ada solusi dari pihak-pihak terkait agar dapat membujuk kakeknya agar mau menyekolahkan anak tersebut. "Ayo kalau memang ada yang mau membujuk embahnya agar mau menyekolahkan anak itu, saya siap untuk menemani,"pungkasnya.
Baca kisah Wais selengkapnya, di Koran Kaltim versi cetak, edisi Senin 27 Februari 2023 besok.
Editor: Rusdianto