
Dosen Polnes Rizky Aprylianto Susilo mengatakan, edukasi yang dilakulan ini sebenarnya menjelaskan secara dalam apa itu PLTS, kemudian komponen-komponen yang bisa digunakan secara mandiri untuk listrik di rumah masyarakat.
Menurutnya, ketika PLTS digalakkan tentu akan mengurangi biaya listrik yang digunakan masyarakat. Selain itu juga membuka peran serta masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan energi terbarukan.
"Ini pengabdian Polnes untuk penyuluhan terkait PLTS. Kami berikan edukasi, bukan berdagang ya ini," ungkapnya.
Rizky menyebut, apabila masyarakat membutuhkan bantuan terkait pemasangan maupun pendanaan, pihaknya pun siap membantu. "Ini wujud pengabdian kami, pokoknya semua free, bahkan pendanaan kami bantu juga tapi enggak semua," jelasnya.
Sementara itu, Dosen Polnes Qamaruddin menambahkan, kegiatan pengabdian dari Polnes kepada masyarakat ini dilakukan bersama Rumah Engineering yang merupakan wadah untuk memfasilitasi jasa dalam membantu masyarakat guna menangani masalah teknis demi mempermudah penggunaannya.
Menurutnya, teknologi selalu berkembang, karenanya agar dapat berdaulat perlu bersatu kuat memahami teknologi serta mampu menerjemahkan teknologi untuk aplikasikan anggaran daerah.
"Bisa terjemahkan sinergi matching dengan apa yang diinginkan wali kota juga. Kita perlu bersinergi agar timbul suatu kekutan agar sejahtera," tukasnya.
Founder Rumah Engineering Teguh Pramono menerangkan , edukasi yang dilakukan ini berupa pengenalan penggunaan tenaga listrik dengan sumber energi gratis yakni matahari.
Dirinya menyebut, ketika PLTS ini digalakkan, sejatinya memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. "Tetapi memang sebagai investasi awal dalam pemasangannya itu cukup memakan biaya," jelas Teguh.
Lurah Pelabuhan Samarinda Kota, Firman Saleh berterimakasih dengan Polnes yang sudah mau memberikan pemahaman baru terhadap pemanfaatan tenaga surya dalam hal PLTS ini.
Secara teknis kata dia, memang belum terlalu paham. Tetapi, PLTS ini ke depannya tentu bakal menjadi tenaga alternatif mengganti tenaga listrik yang digunakan selama ini.
"Kita menyambut baik sosialisasi dan pengabdian masyarakat, pengetahuan ini luar bisa sekali berguna karena ke depan diharapkan penggunaan tenaga surya bisa lebih optimal," tukasnya.
Masyarakat Kelurahan Pelabuhan, Muhammad Naim mengucapkan terimakasih pula terhadap Polnes yang telah mentransformasikan keilmuannya terkait PLTS ini.
Baginya PLTS ini tentu dapat menjadi energi alternatif pengganti dari tenaga listrik yang digunakan saat ini. "Ke depan bisa jadi di rumah saya pun akan gunakan PLTS ini," sebutnya. (*/kk)
Penulis : */Faishal Ays
Editor: Maruly Zainuddin