UKM JQH merupakan lembaga minat dan bakat mahasiswa dalam bidang keagamaan. Akan tetapi, Ketua Umum UKM JQH UINSI Samarinda, Imam Baidhowi menjelaskan, dengan adanya kegiatan itu menjadikan UKM JQH tidak hanya terfokus soal literasi keagamaan saja. Akan tetapi, menjadi tempat mengasah skill yang diinginkan mahasiswa.
Diketahui juga, UKM JQH merupakan salah satu UKM terbesar di UINSI Samarinda yang memiliki anggota ribuan dan tersebar di setiap fakultas. "Kegiatan yang mengarah tentang bisnis, kewirausahaan dan desain branding. Tujuannya memberikan edukasi peningkatan bakat anggota UKM yang di Prodi ekonomi syariah, perbankan syariah kita berikan peluang belajar tentang bisnis. Bukan dikenal hanya di sisi keagamaannya saja, tapi peluang bisnis kita berikan juga," kata Imam kepada korankaltim.com, Kamis (18/8/2022).
Usai kegiatan, peserta nantinya akan ditindaklanjuti oleh Disperindakop Samarinda guna memperdalam jiwa dan kemampuan enterpreneurnya. " 30 peserta akan terback up semua dan bisa melanjutkan bisnisnya," tambahnya.
Diterangkannya juga, rencana kegiatan awal akan berlangsung 3 hari, berhubung waktunya bersamaan dengan Pengenalan Budaya Akademik dan Kampus (PBAK) di UINSI sehingga kegiatan dipersingkat 1 hari saja.
Imam berharap melalui gagasan terbaru saat memimpin UKM JQH ini bisa menjadi pendongkrak minat mahasiswa untuk bergabung di keanggotaan dan kegiatan semacam ini perlu ditingkatkan lagi. (*/kk)
Penulis: */Linda Mulyani
Editor: Maruly Zainuddin