Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Asli Nuryadin kepada Korankaltim.com Minggu (2/1/2022) hari ini mengaku menyambut baik rekomendasi itu karena memang sudah direncanakan sejak lama.
"Mulai 3 Januari besok dilaksanakan PTM, kalau tidak pembahan sekolah ya penambahan jam belajar, ternyata wali kota ingin adanya penambahan sekolah," kata Asli.
Disdik Samarinda akan melakukan pemantauan terlebih dahulu setelah Tahun Baru 2022 karena dikhawatirkan akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang saat ini berada di level 1.
"Masih dilihat dulu landai atau melonjak, kalau nantinya melonjak kami juga akan mengambil sikap tidak membuka sekolah," tegasnya.
Adapun 160 sekolah yang di rekomendasikan Wali Kota Samarinda tersebut merupakan penambahan jumlah PTM yang selama ini telah diterapkan di 280 sekolah dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan swasta.
Disinggung perihal protokol kesehatan yang akan diterapkan, Asli mengatakan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang standar.
"Prokes nanti juga seperti biasa, mengikuti standar dari Dinas Kesehatan, yang terpenting ada tempat cuci tangan, memakai masker dan tetap jaga jarak," tutup Asli.
Penulis : Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur