“Layaknya Merdeka Belajar yang menjadi gerakan bersama memperbaiki sistem pendidikan Indonesia, maka Bangga Buatan Indonesia tidak hanya menjadi jargon, tetapi menjadi aksi nyata yang melibatkan semua lapisan masyarakat,” tutur Nadiem dilansir dari laman resmi Kemendikbud.go.id.
Dalam konsep Merdeka Belajar peserta didik adalah prioritas utama. Pendidik harus memberikan kemerdekaan kepada peserta didik untuk mencoba hal-hal baru dan menciptakan inovasi.
Namun inovasi saja sekarang tidak cukup karena globalisasi dan perkembangan zaman menuntut seua orang untuk menghilangkan batas-batas yang memisahkan antara bidang ilmu, sector dan lembaga.
“Kemendikbudristek mendukung agar sebanyak mungkin praktisi, dosen, mahasiswa keluar dari lingkungannya untuk saling bertukar ilmu dan pengalaman baru dalam riset yang mendukung pengembangan karier masing-masing. Ini adalah filosofi dasar yang harus dilakukan secara agresif,” tegas Nadiem.
Merujuk arahan Presiden Joko Widodo, terdapat lima area yang menjadi fokus pengembangan riset Indonesia ke depan yaitu green economy atau green zone, blue economy, transformasi digital, kepariwisata dan area kesehatan.
“Lima aspek ini menjadi lima fokus riset untuk mengatasi semua permasalahan yang paling kritis sebagai bangsa untuk memanfaatkan kekayaan terbesar dalam memajukan perekonomian,” sebutnya.
Editor: Aspian Nur