Soal Hilangnya Jejak KH Hasyim Asy'ari, Kemendikbud : Itu Adalah Buku yang Tak Pernah Terbit Secara Resmi
1 menit baca632 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya memberi penjelasan, terkait adanya protes dari kalangan yang menuding Kemendikbud atas penghilangan jejak tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratus Syech KH Hasyim Asy’ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menegaskan, Kemendikbud selalu berefleksi pada sejarah bangsa dan tokoh-tokoh yang ikut membangun Indonesia, termasuk Hadratus Syech Hasyim Asy’ari dalam mengambil kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Hilmar yang juga dikenal sebagai sejarawan melengkapi pernyataannya dengan fakta. “Museum Islam Indonesia Hasyim Asyari di Jombang didirikan oleh Kemendikbud. Bahkan, dalam rangka 109 tahun Kebangkitan Nasional, Kemendikbud menerbitkan buku KH. Hasyim Asy’ari: Pengabdian Seorang Kyai Untuk Negeri,” jelas Hilmar dalam keterangan di laman resmi Kemendikbud, dikutip Korankaltim.com, Selasa (20/4/2021).










