Melalui polling sederhana yang dilakukan Korankaltim.com, dengan tools polling di akun media sosial Instagram, didapat data yang mendukung pernyataan ini.
Polling dibuka sejak Selasa (1/12/2020), sekira pukul 10.00 WITA. Hingga ditutup pada Rabu (2/11/20209, pukul 09.00 WITA, polling tersebut sudah diikuti oleh total 323 orang.
Terdapat jarak yang cukup signifikan dari jawaban atas pertanyaan setuju atau tidak, untuk KBM tatap muka di 2021.
Total 71 persen responden menjawab setuju, KBM tatap muka digelar pada 2021. Sementara 29 sisanya menjawab tidak setuju.
Meski tidak bisa disebut sebagai mewakili data masyarakat Kaltim, namun data itu memberi gambaran secara kasar, bahwa sebagian masyarakat Kaltim setuju dengan KBM tatap muka di 2021 mendatang.
Secara aturan, merujuk Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, telah menyerahkan keputusan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tangan Kepala Daerah. Sehingga beberapa daerah sudah mulai menggagas PTM akan dilaksanakan pada Januari 2021 mendatang, termasuk salah satunya Kaltim. Namun dijelaskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim bahwa penilaian kesiapan sekolah untuk PTM bukan berada dalam wewenangnya.
“Karena masing-masing sekolah langsung mengisi informasi kesiapan mereka melalui situs Dapodik (Data Pokok Pendidikan),” beber Kabid Pembinaan Pembinaan SMA Disdikbud Kaltim, Kris Suhariyatno.
Untuk itu, kini Disdikbud Kaltim masih menunggu instruksi dari Gubernur Kaltim.
Di Samarinda, Dinas Pendidikan tengah mengumpulkan persetujuan dari orang tua siswa. Hal ini, disebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Asli Nuryadin sebagai modal bagi Pemkot Samarinda menentukan, apakah sekolah tatap muka akan dibuka pada tahun depan.
"Nanti Pak Wali Kota yang menentukan. Apa dibuka 25 persen, atau 50 persen," ujar Asli.
Penulis : Tim Korankaltim.com
Editor : Rusdi