Sebagai figur yang terlahir dari keluarga kurang mampu atau miskin, Undunsyah banyak sekali merasakan cobaan hidup dalam perjalanannya meraih kesuksesan, salah satunya kisah-kisah perjuangan saat menempuh pendidikan.
Kala itu pada tahun 1983, Undunsyah hanya memiliki uang Rp95 ribu dan beranikan diri untuk menempuh perjalanan selama 3 hari 3 malam dari Tarakan menuju Kota Samarinda untuk mengikuti tes masuk perkuliahan.
Padahal saat itu penerbangan sudah banyak, namun apa daya karena Undunsyah hanya memiliki modal yang sangat minim tak seperti remaja-remaja pada umumnya.
"Dengan keterbatasan ekonomi dulu cuma punya uang Rp95 ribu saya kuliah dari Tarakan ke Samarinda itu naik kapal dan menempuh sekitar 3 hari baru sampai ke Samarinda," kata Undunsyah seperti diwartakan akurat.co.
Berselang waktu kemudian, Undunsyah lulus masuk di sebuah universitas ternama di Samarinda, ia pun menjadi mahasiswa berprestasi hingga pernah menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan dan jadi salah satu pengurus di PMII Samarinda.
"Saya jadi di Senat. Saya juga pernah jadi salah satu pengurus di PMII Samarinda, jadi semua aktivitas ini karena untuk mempertahankan hidup," jelasnya.
Sepeti diketahui Undunsyah maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara 2020 mendampingi Udin Hianggio. Pasangan Udin Hianggio dan Undunsyah mendapat nomor urut 01. [*]
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di akurat.co hari Senin 28 September 2020 dengan judul Cerita Cawagub Kaltara Undunsyah Raih Pendidikan, Tak Mampu Naik Pesawat Perahu pun Jadi