Kemacetan cukup panjang di jalan menuju ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terjadi lantaran jembatan di daerah itu ambruk atau runtuh saat hendak dilalui kendaraan bermuatan kelapa sawit.
Kasat Lantas Polres PPU Lantas AKP Ning Tyas Widyas Mita menjelaskan saat ini aktivitas lalu lintas pasca runtuhnya jembatan telah berangsur normal. Kendaraan telah dibuatkan jalan alternatif di samping jembatan sehingga kendaraan roda dua atau empat dapat melintas.
Untuk kendaraan berkapasitas atau berukuran besar dipastikan belum dapat melintas di jalan sementara ini. “Kalau sementara sudah dibuatkan jalan alternatif sementara di samping jalan yang putus,” sebut Tyas kepada Korankaltim.com pagi tadi.
Kendaraan bermuatan kelapa sawit yang mengalami laka saat hendak melintasi jembatan tersebut dipastikan telah turut dievaluasi oleh petugas. “Proses evakuasi sudah dilakukan dengan pihak polres dan Polsek setempat,” jelasnya.
Kepolisian juga sudah melakukan pengalihan arus terhadap kendaraan dari arah Balikpapan, Kutai Kartanegara menuju ke Kecamatan Sepaku. “Untuk dari arah Penajam ke Sepaku juga sudah ditempatkan anggota di Simpang Silkar,” jelas Tyas lagi.
Satlantas Polres PPU turut memberikan sosialisasi serta imbauan kepada pengendara kendaraan berkapasitas besar untuk tidak melalui jalan terputus sampai dengan proses perbaikan selesai.
Editor: Aspian Nur