Penghentian distribusi air bersih ini dilakukan lantaran embung atau penampungan air baku untuk Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sotek mengalami penurunan debit 80 persen dari kondisi normal akibat musim kemarau.
“Kami juga memperhatikan teknis unit pengolahan yang memiliki potensi kerusakan jika dipaksakan, maka terhitung mulai Sabtu 19 Agustus 2023 Pukul 12.00 WITA, IPA Sotek kami off kan hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” ungkap Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, Sabtu (19/8/2023).
Embung tersebut mengalami kekeringan di musim kemarau karena selama ini memang tidak memiliki sumber air atau hanya mengandalkan air hujan. “Memang tidak ada sumber air, itu hanya menampung air hujan dari hulu. Jadi kalau tidak ada curah hujan habis dan tidak ada sumber air terdekat,” akunya.
Kondisi serupa juga pernah terjadi pada 2019 lalu dan kekeringannya berlangsung cukup lama.
Rasyid membeberkan untuk sementara ini masyarakat di daerah tersebut untuk bersabar dan perusahaan milik pemerintah bakal mencoba mencarikan solusi. “Nanti dirapatkan dengan pemerintah apa kira-kira yang bisa dibantu untuk masyarakat di Sotek. Kalau pun ada bantuan distribusi air, itu diambilkan dari Lawe-lawe dan Waru,” terangnya.
Editor: Maruly Zainuddin