Hal ini dikatakan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila. Menurutnya, secara visual hujan deras terjadi di Desa Bukit Subur mulai Jumat (21/7/2023) sekitar pukul 19:30 WITA hingga Sabtu (22/7/2023) pukul 02:00 WITA. “Karena hujan lebat dan berlangsung cukup lama membuat daerah aliran Sungai Riko meluap sehingga berdampak pada naiknya tinggi muka air di rumah warga yang berada di area rendah dan sekitar bantaran sungai,” ungkapnya.
Akibat luapan air tersebut, membuat puluhan warga yang tersebar di RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, RT 07 dan RT 10 Desa Bukit Subur terdampak banjir. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat sebanyak 28 rumah dengan 28 kepala keluarga (KK) dan 97 jiwa yang terdampak.
Ketinggian air di sejumlah halaman rumah warga bervariasi mulai 20 hingga 60 Centimeter (Cm), sementara di dalam rumah lebih 10 sampai 30 Cm.
Nurlaila mengaku kondisi air di wilayah yang terdampak perlahan mulai surut. Rumah warga di sekitar bantaran daerah aliran Sungai Riko kini sebagian telah ditinggikan, sehingga sebagian air tergenang hanya sampai di halaman rumah saja. “Secara keseluruhan kondisi air di wilayah terdampak sudah surut,” terangnya.
Editor: Maruly Zainuddin