Kejadian ini mengakibatkan puluhan rumah warga hingga fasilitas umum alami kerusakan pada bagian atap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Nurlaila menjelaskan bahwa sebelum terjadinya bencana terlebih dahulu terdapat peringatan dini dari BMKG bakal terjadi hujan sedang ke lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di Kecamatan Babulu pada pukul 14.30 hingga 16.00 Wita.
Ketika hujan mulai terdapat angin puting beliung yang mengakibatkan rumah hingga fasilitas umum alami kerusakan.
“Hujan disertai kilat/petir dan angin kencang yang terjadi di wilayah Desa Sebakung Jaya mengakibatkan puluhan atap rumah warga terlepas dan terlempar,” ungkap Nurlaila, Minggu (9/4/2023).
Berdasarkan hasil pendataan petugas angin puting beliung terjadi di RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, RT 06, RT 08, RT 10, RT 11, RT 12, RT 13, RT 14 dan RT 15 Desa Sebakung Jaya.
Angin puting beliung tersebut merusak bagian atap bangunan berupa 2 gedung walet, 50 unit rumah dengan 58 kepala keluarga dan 174 jiwa. “Ada juga fasilitas umum yaitu Musholla Al-Amin di RT 015 Desa Sebakung Jaya rusak pada bagian atap,” akunya.
Petugas juga telah melakukan sejumlah upaya seperti penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga maupun mengganggu arus lalulintas di jalan lingkungan.
Editor: Rusdianto