Tak Lagi Manual, Pengukuran Tanah di PPU Tahun Ini Pakai Drone
1 menit baca1.812 kali dibaca

Penulis: Erwin
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Metode atau cara pengukuran tanah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini bakal mengalami perubahan.
1 menit baca1.812 kali dibaca

Penulis: Erwin
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Metode atau cara pengukuran tanah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini bakal mengalami perubahan.
Kecanggihan teknologi membuat sistem pengukuran tanah milik masyarakat menggunakan pesawat tanpa awak atau drone, tidak lagi secara manual seperti sebelumnya.
“Model pengukuran akan berbeda, pengukuran tidak terestris lagi di tahun ini, semua pakai foto udara,” ujar Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Penajam Paser Utara (BPN PPU) Ade Chandra kepada Korankaltim.com Rabu (1/2/2023).
Penggunaan drone untuk menghasilkan fotogrametri dilakukan agar pengukuran dan pemetaannya jauh lebih cepat serta efisien. Terobosan ini berkesinambungan dengan upaya mereka dalam menyuarakan gerakan masyarakat pemasangan batas atau Gema Patas.
Dengan melakukan pemasangan patok di lahan masing-masing maka dapat lebih mempermudah dan mempercepat pengukuran tanahnya untuk mendukung percepatan target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL.
“Kenapa ada Gema Patas, karena kalau misalnya tanda batas itu tidak dipasang, pada saat dilakukan pemotretan memakai drone itu tidak bisa dilakukan,” sebut Ade lagi.
Dengan adanya tanda batas yang terpasang masyarakat bisa mengetahui batas-batas tanah yang dimiliki guna menghindari terjadinya penyerobotan lahan.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG