Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Marjani kepada Korankaltim.com Sabtu (24/12/2022) siang tadi menjelaskan, banjir rob akibat pasang tinggi air laut membuat 8 rumah warga di RT 03 Kelurahan Tanjung Tengah kemasukan air laut.
Ketinggian air di dalam rumah warga di RT 03 Kelurahan Tanjung Tengah mencapai 10 sentimeter sementara di halaman rumah 40 senti.
“Ada 8 KK (Kepala Keluarga) dengan 36 jiwa terdampak. Kondisi air saat ini sudah surut,” kata Marjani.
Sementara rumah warga di RT 03 Kelurahan Saloloang mengalami kondisi lebih parah, rusak akibat hantaman gelombang air laut.
Rumah yang di huni 1 KK dengan 2 jiwa itu tepat berada di pinggir pantai sehingga bagian tembok atau dinding dapur rusak berat.
Kondisi pasang tinggi air laut saat itu berada di 2,8 point' dan terjadi hujan deras yang di sertai angin kencang.
“Jadi dengan kondisi itu mengakibatkan gelombang air laut cukup besar, dorongan air laut yang kuat sehingga menghantam ke perumahan warga yang berada tepat di dekat pantai,” ungkapnya.
Tak hanya rumah warga yang terdampak akibat pasang tinggi air laut, namun juga terdapat fasilitas umum yakni SD Negeri 18 Penajam.
Ketinggian air laut di dalam ruangan kelas mencapai 15 senti dan di halaman sekolah 40 sentimeter.
Penulis : Erwin
Editor : Aspian Nur