Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU Bustam ketika ditemui menjelaskan bahwa harga TBS kelapa sawit mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam berapa pekan terakhir.
Meski alami penurunan hingga 50 persen, namun harga tersebut dianggap masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan harga jual di daerah tetangga.
“Masih untung di wilayah PPU karena masih berkisar Rp1.500 per Kilogram (Kg) kalau di Longkali hingga Grogot, Kabupaten Paser itu Rp1.100 per Kg. Kita masih agak lumayan masih kelebihan Rp400,” ungkapnya, Selasa (10/5/2022).
Sebelum mengalami penurunan, harga sawit dianggap sempat tembus diangka Rp3.300 per Kg. Dengan harga jual itu tentunya sangat menguntungkan para petani kelapa sawit.
“Sebelum turun teman saya kan punya 14 hektare, jadi satu bulan bisa dapat Rp200 juta,” akunya.
Karena alami penurunan yang cukup tajam, hal tersebut tentu dikeluhkan para petani mengingat biaya produksi yang harus dikeluarkan cukup besar.
“Petani tentu mengeluh karena terjadi penurunan, biaya pupuk kan juga mahal. Ongkos kerja juga mahal. Petani menjerit,” tegasnya.
Penulis: Erwin
Editor: Supiansyah