Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab PPU, Anang Widianto ketika ditemui awak media menerangkan bahwa proses seleksi beasiswa sudah selesai, namun belum bisa dicairkan tahun ini.
Sesuai jadwal, seharusnya beasiswa dari pemerintah daerah kepada pelajaran dan mahasiswa disalurkan pada Juli lalu.
“Tahun ini jelas tidak bisa dibayarkan jika melihat kondisi keuangan daerah,” ungkapnya, Rabu (22/12) kemarin.
Kendati demikian, seluruh pelajar dan mahasiswa pene-rima beasiswa diminta tidak perlu risau karena pemerintah berkomitmen untuk membayar di tahun mendatang.
“Akan menjadi pembiayaan di tahun depan, sekarang sedang direkap untuk diajukan ke BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah),” akunya.
Besaran anggaran yang akan diajukan untuk membayarkan beasiswa pada tahun depan nilainya tidak mengalami perubahan dari yang direncanakan tahun ini, yakni sebesar Rp3.904.750.000.
Pelajar yang akan menerima beasiswa mulai dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas, kemudian mahasiswa/mahasiswi diploma tiga (D3), strata satu (S1) dan strata dua (S2).
Anang mengakui, untuk pemberian beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa di tahun 2022 belum dapat dipastikan. Namun, ia menegaskan anggarannya telah diajukan.
“Tahun depan tetap diusulkan dalam DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) tapi kalau tidak salah jumlah kuotanya dikurangi, kurang dari tahun ini,” tutupnya.
penulis : */Erwin
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Kamis tanggal 23 Desember 2021