Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 PPU Jensje Grace Makisurat mengatakan, saat ini warga yang isoman memang tidak lagi ditanggung kebutuhan makanannya oleh Pemkab PPU.
Selanjutnya desa/kelurahan pun diminta berperan aktif untuk mencari sejumlah terobosan berupa pemenuhan makanan bagi warga mereka yang isoman dan dapat mengikuti langkah yang telah dilaksanakan Satgas Penanganan Covid-19 Desa Bukit Raya.
“Di Desa Bukit Raya mereka iuran seribu rupiah sehari. Semua warga diminta sumbangsih, karena untuk menyiapkan makanan dan vitamin buat yang isoman,” kata Grace yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU Rabu (21/7/2021) kemarin.
Langkah yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Desa Bukit Raya ini dianggap patut diapresiasi dan dicontoh, terlebih sumbangan yang dihimpun untuk warga sekitar.
Tahun lalu untuk pemenuhan makanan bagi warga yang tengah menjalani isoman lebih kurang selama dua pekan memang ditanggung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sedangkan untuk suplai vitamin dilakukan oleh Dinkes.
“Jadi BPBD yang bantu makanan, kami hanya suplai vitamin dan obat-obatan saja,” akunya.
Grace mengajak seluruh lapisan masyarakat di wilayah setempat untuk turut bersatu padu dalam mengatasi permasalahan dan melawan Covid-19. Apalagi pemerintah daerah tengah dihadapkan dengan permasalahan keuangan yang terbatas saat ini.
“Ini sudah saatnya, tidak bisa sendiri-sendiri atau semua diserahkan ke aparat pemerintah, sementara anggarannya terbatas. Saatnya masyarakat bersatu,” tutup Grace.
Penulis: */Erwin
Editor: Aspian Nur