Pahlawan dikabarkan meninggal diduga akibat serangan jantung, penyakit yang memang dideritanya.
Sekretaris DPKP PPU Hadi Saputro kepada korankaltim.com menjelaskan sebelum meninggal dunia pimpinannya itu tengah menonton televisi di rumahnya.
Tiba-tiba diduga Pahlawan mengalami serangan jantung, meminta untuk di gandeng, namun langsung rebah. Saat itu juga keluarganya langsung meminta pertolongan kepada tetangga.
Setelah mendapatkan pertolongan langsung di bawa ke Puskesmas Penajam untuk menerima pertolongan pertama yakni pemberian oksigen dan lainnya.
“Tapi setelah didiberikan tindakan darurat beliau sudah tidak ada (meninggal dunia) sekitar Pukul 12.00 WITA,” ungkap Hadi.
Pahlawan memang memiliki riwayat penyakit jantung berdasarkan informasi dari keluarga dan dipastikan meninggal dunia tidak terpapar virus corona. “Bukan Covid-19, diduga serangan jantung,” bebernya.
Pahlawan Syahrani tutup usia di 56 Tahun dan dimakamkan di Kuburan Muslim Terpadu di Kelurahan Gunung Seteleng sekitar Pukul 10.00 WITA pagi tadi.
Penulis : Erwin
Editor: Aspian Nur