Pelanggan yang menunggak, tersebar di Kecamatan Penajam, Waru dan Sepaku, dengan total nilai tunggakan mencapai Rp1,6 miliar.
Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid mengatakan, peningkatan salah satunya dipengaruhi penerapan penyesuaian tarif.
Dan yang perlu diketahui adalah, utang sebanyak itu bukan pada tahun berjalan saja, tapi secara akumulasi sejak Perumda berdiri.
“Kami terus menerus berupaya untuk menurunkan jumlah tunggakan pelanggan itu, tetapi tetap saja ada pelanggan yang menunggak,” ungkap Abdul Rasyid Selasa (16/2/2021).
Ia merinci, total terdapat sebanyak 1.300 sambungan rumah (SR) yang menunggak dari kurang lebih 10.000 SR yang tersebar di Kecamatan Penajam, Waru dan Sepaku.
Dari jumlah penunggak tersebut 80 persen diantaranya berada di Kecamatan Penajam atau menyebar dari Kelurahan Penajam hingga Kelurahan Petung.
“Pelanggan yang paling banyak memang di Kecamatan Penajam, dari kurang lebih 10.000 pelanggan itu, 8.000 pelanggan antaranya berada di Kecamatan Penajam, selebihnya di Waru dan Sepaku,” katanya.
Rasyid mengakui sebelumnya sudah berupaya melakukan program penyegelan atau pemutusan meteran secara permanen terhadap pelanggan, agar segera membayarkan tagihan rekening air bersih yang mereka tunggak selama berbulan-bulan.
Hasilnya, dari sisi pelanggan yang menunggak memang terjadi penurunan, namun nilai tunggakan alami kenaikan karena ada penyesuaian tarif yang awalnya Rp1.800 menjadi Rp2.500 perkubik.
“Walaupun turun SR-nya tapi piutangnya tetap naik,” jelasnya.
Sebelum terjadinya penyesuaian tarif, tepatnya pada 2019 lalu, tunggakan pelanggan hanya terdapat sekitar Rp1,1 miliar. Pasca ada kenaikan tarif pada 2020 total tunggakan pelanggan bertambah signifikan.
Perusahaan milik pemerintah daerah ini terus berupa melakukan penagihan kepada pelanggan, meskipun kewajibannya tidak harus selesaikan secara langsung, mereka dapat mengangsur sesuai kemampuannya.
“Kami berharap masyarakat dapat membantu perusahaan milik pemerintah daerah ini untuk mengurangi beban operasional yang tinggi,” tutupnya.[]
Penulis : */Erwin
Editor : Rusdi