Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Arnold Wayong, ketika ditemui awak media, menerangkan angka serapan anggaran penanganan dan pencegahan Covid-19 mengalami perkembangan.
Meski total anggaran yang diberikan mencapai Rp25 miliar, namun yang baru di transfer ke kas Dinas Kesehatan baru sebesar Rp15 miliar dan yang sudah terserap sekitar 55 persen.
“Anggaranya sudah terpakai sekitar Rp14 miliar, tersisa kurang lebih Rp1 miliar dari di transfer itu,” ungkapnya, Jumat (25/9/2020).
Sisa anggaran yang belum di transfer tersebut akan segera diminta atau diajukan, pasalnya kegiatan pencegahan dan penanganan virus corona terus berjalan.
“Sisanya akan diambil, kegiatan kan masih terus berlangsung, masih banyak keperluan-keperluan petugas,” akunnya.
Arnold mengakui, anggaran yang telah terserap itu sebagian besar digunakan untuk melakukan pembelian peralatan penanganan maupun pencegahan, seperti pengadaan papid test, bilik sterilisasi dan sebagainya.
“Pembiayaan untuk operasional posko pengetatan juga lumayan, tapi nilainya pastinya saya tidak hafal, termasuk alat pelindung diri (APD),” bebernya.[]
Penulis : Erwin
Editor : Rusdi