“Semoga menjadi Haji yang mabrur,” ucap Jaang.
Ditambahkannya, rangkaian hari raya Idul Adha merupakan hari raya umat Islam sekaligus menjadi pesan keluarga Nabi Ibrahim dalam pelaksanaan kurban.
Kurban dimasa sekarang diharapkannya mampu meningkatkan ketaatan seseorang kepada tuhan dan dengan sesama manusia.
“Idul Adha memberikan isyarat bahwa setiap muslim yang memiliki kemampuan diperintahkan untuk berqurban, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang dikaruniakan, sekaligus untuk membangun kebudayaan sosial untuk sesama,” tuturnya.
Usai melaksanakan sholat Ied, Wali Kota juga menyerahkan satu ekor hewan kurban kepada pihak masjid untuk nantinya dibagikan kepada yang berhak menerima. Bantuan hewan qurban ini merupakan dana infaq pegawai Pemkot.
“Mari rayakan Idul Adha ini dengan memperbanyak takbir, tahmid dan tahlil serta istigfar, hindari perilaku yang melanggar batas-batas norma agama, bagi kita yang diberi rezeki lebih kepada Allah, sekali lagi saya mengajak untuk berbagi kepada saudara-saudara kita membutuhkan,” pungkasnya.
Begitu pula di masjid Agung Pelita, dalam kesempatan itu walikota Samarinda diwakilkan Asisten I Tejo Sutarnoto yang membacakan sambutan walikota sekaligus secara simbolis menyerahkan bantuan sapi kurban dari dana infaq pegawai Pemkot.
Seperti biasanya, membuka tali silaturahmi dengan warga, walikota juga menggelar open house menerima silaturahmi.
Cukup menarik kali ini, foto both unta laris manis menjadi obyek foto bagi mereka yang datang ke rumah jabatan walikota Samarinda hingga sore hari. (adv)