Besarnya hasil dari sektor perikanan tersebut, dimanfaatkan oleh Pemerintahan Kabupaten Paser untuk mewujudkan salah satu visi Paser Mas (Maju, Adil dan Sejahtera). Dengan cara membentuk Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar) hasil produksi ikan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser Sadaruddin menyampaikan, sejak tahun 2022 dinas Perikanan Kabupaten Paser telah membentuk Poklahsar sebanyak 85 kelompok.
"Kami sedang melakukan upaya pengembangan dibidang perikanan, salah satunya melalui kelompok pengolahan dan pemasaran di desa," ucap Sadaruddin. Selasa (4/4/2023).
Guna memberikan dukungan pada Poklahsar tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Perikanan Kabupaten Paser melakukan upaya pembinaan. Melalui program pembinaan tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Paser telah menyalurkan berbagai bantuan guna pelaksanaan pengolahan hasil perikanan.
"Pembinaan hingga saat ini masih berjalan, kami masih berkomunikasi dengan kelompok yang ada di desa, kami juga menyalurkan bantuan untuk mendukung pengolahan yang dilaksanakan kelompok masyarakat ini," jelasnya.
Adapun beberapa hasil olahan produksi ikan yang saat ini berkembang di Kabupaten Paser ialah, Kerupuk udang, kerupuk ikan, amplang, petis dan abon. Untuk petis sendiri merupakan salah satu produk yang saat ini sudah dikenal sampai ke luar wilayah Kalimantan Timur.
"Kalau untuk jenis kerupuk dan amplang ini sudah umum, tapi untuk petis ini sudah mulai dikenal sampai ke Jakarta, kalau untuk di wilayah Kaltim sudah sering dapat pesanan untuk abon kami masih upayakan pengembangannya," pungkasnya.(Adv)
Editor: Rusdianto