Program BPJS Gratis Bagi Warga Kurang Mampu terealisasi mencapai 94,23 Persen. Sementara untuk BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan mampu terealisasi mencapai 33,33 Persen.
"Dengan target UHC (Universal Health Coverage) 95 persen, Paser sampai dengan tahun 2022 sudah tercapai 94,23 persen. Kemudian BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan dengan terget tahun 2024 sebesar 97.884 jiwa saat ini sudah tercapai 32.628 jiwa atau 33,33 persen," papar Fahmi Fadli Kamis (30/3/2023).
Selanjutnya Program Satu Guru Satu Laptop, seragam sekolah gratis dan beasiswa pendidik. laptop yang sudah direalisasikan sebanyak 1.443 unit atau sebesar 61,67 persen, kemudian seragam sekolah sudah direalisasikan sebanyak 10.412 pasang atau 76,69 persen. Sedangkan Beasiswa Pendidikan yang sudah direalisasikan kepada 162 mahasiswa atau 32,40 persen.
Untuk Target Pemerintah Kabupaten Paser dalam mewujudkan jalan yang berkualitas di tahun 2022 sepanjang 623,22 kilometer namun baru terealisasi sepanjang 226,11 kilometer.
Untuk air bersih dari target jumlah penduduk sebanyak 292.878 penduduk, saat ini sudah tersalurkan jaringan air bersih sebanyak 246.772 penduduk atau sebesar 84,26 persen.
Di sampaikan juga program Rehabilitasi Rumah Warga Kurang Mampu, dari target 2.700 rumah, saat ini sudah direalisasikan sebanyak 1.069 rumah atau sebesar 39,59 persen.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Paser juga telah merealisasikan program Peningkatan Kesejahteraan PTT/Tenaga Honorer, Insentif Ketua RT,Insentif Guru Ngaji, dan Imam/Kaum Masjid. "Anggaran peningkatan kesejaheraan PTT/Tenaga Honorer pada tahun 2022 sudah direalisasikan sebesar Rp37,6 Miliar, Anggaran Operasional Ketua RT sebesar Rp7,8 miliar Rupiah, sedangkan untuk anggaran Operasional Ketua RT/RW di lima kelurahan akan direalisasikan pada tahun 2023 sebesar Rp355,5 juta. Adapun anggaran operasional Guru Ngaji sudah direalisasikan pada tahun 2022 sebesar 6,43 Miliar Rupiah. Sedangkan anggaran operasional imam/Kaum Masjid akan direalisasikan pada tahun 2023 sebesar Rp1,8 Miliar," paparnya.
Selanjutnya terdapat juga program Pemerataan Puskesmas Rawat Inap. Sampai dengan tahun 2022, sebanyak 19 Puskesmas telah terakreditasi, kemudian dari sisi sarana telah terpenuhi sebesar 94,86 persen, dan dari sisi prasarana sudah terpenuhi sebesar 45,94 persen sedangkan dari sisi pemenuhan alat kesehatan sudah terpenuhi sebesar 43,35 persen.
Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Pertanian, dari target 40,6 persen, telah terealisasi sebesar 37,99 persen. Peningkatan produksi padi, kelapa sawit, karet, perikanan telah mencapai 82,93 persen dari target yang telah ditentukan.
Untuk wisata, dari jumlah kunjungan wisata pada destinasi wisata prioritas, dari target 40.000 wisatawan, sampai dengan tahun 2022 sudah sebanyak 16.091 wisatawan atau sebesar 40,23%. Kemudian, Peningkatan Jumlah Pelaku Ekonomi Kreatif pada daerah wisata dengan target 222 pelaku ekonomi, sampai dengan tahun 2022 terdapat 70 pelaku ekonomi atau 31,52 persen. Sedangkan Jumlah Industri Kecil dan Menengah pada daerah wisata dari target 400 IKM sudah terealisasi sebesar 25 persen.
Terakhir, berkaitan dengan program Peningkatkan Anggaran Desa, anggaran Bantuan Keuangan Khusus dari Pemerintah Kabupaten kepada Desa (APBN) sebesar Rp. 11.5261.108.000. Anggaran Belanja Bagi Hasil Pajak sebesar Rp. 4.414.250.000. Anggaran Bagi Hasil Retribusi Daerah sebesar Rp. 1.069.493.150 dan Anggaran Keuangan Khusus dari Pemerintah Kabupaten kepada Desa (ADD) sebesar Rp. 109.703.797.200.
"Secara keseluruhan capaian Sembilan Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Paser sampai dengan tahun 2022 sudah mencapai 46,05 persen, tentunya kedepan akan dilakukan upaya guna meningkatkan pencapaian Program Prioritas," pungkasnya.(Adv)
Editor: Aspian Nur