Dalam peresmian tersebut, dr. Fahmi Fadli mengingatkan kepada seluruh pedagang, masyarakat dan pengelola untuk menjaga dan merawat wisata terpadu kuliner. Terlebih lagi wisata terpadu kuliner merupakan sektor baru untuk di Kabupaten Paser.
"Setelah diresmikan, kami harap masyarakat bisa memanfaatkan wisata terpadu kuliner ini dengan baik, untuk itu kami sampaikan, tolong jaga bersama baik itu kebersihan, keamanan bahkan fasilitas yang telah disiapkan, sehingga wisata terpadu kuliner ini bisa tetap dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Paser," ucap dr. Fahmi Fadli.
Keberadaan Icon di Kabupaten Paser untuk saat ini dinilai penting. Sebab dewasa ini setiap daerah gencar melakukan promosi dan menunjukkan Icon daerah masing-masing. Bupati menilai bahwa dengan diresmikannya wisata terpadu kuliner, selain sebagai upaya mengenalkan Kabupaten Paser secara nasional, juga sebagai upaya mewujudkan cita-cita Paser Mas (Maju, Adil dan Sejahtera).
"Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi, kekhasan, dan potensi unggulan daerah yang bersangkutan," ungkapnya.
Ditambahkan "Pengembangan wisata kota menjadi prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan dimasa yang akan datang di Indonesia, termasuk Kabupaten Paser yang merupakan mitra Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara," imbuhnya.
Disampaikan bahwa, di lokasi Wisata terpadu kuliner tersebut terdapat 60 kios kontainer dan juga disediakan sebuah panggung besar yang dapat digunakan oleh masayarakat sebagai wadah penyalur bakat seni.
"Kami harap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik, tidak hanya untuk dilihat saja, namun juga dijadikan sebagai wadah untuk menyalurkan dan menunjukkan bakat, melestarikan adat dan budaya, sehingga mampu berkembang di Kabupaten Paser," pungkasnya. (Adv)
Editor: Rusdianto